Senin, 16 Februari 2015

SISTEM SARAF PUSAT



SISTEM SARAF PUSAT
Sistem saraf pusat meliputi otak (ensephalon) dan sumsum tulang belakang (medulla spinalis) . keduanya merupakan organ yang sangat lunak , dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan . Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai tiga(3) materi esensial yaitu :
1 ) Badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) .
2 ) Serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) .
3 ) Sel-sel neuoglia , yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf                                             didalam sistem saraf pusat .
Walapun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi yang sama tetapi susunannya berbeda . Pada otak , materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah . Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kebalu berbentuk kupu-kupu , sedangkan bagian korteks berupa materi putih .








 1 ) OTAK
     Otak merupakan alat tubuh yang sangat penting dan sebagai pusat pengatur dari segala kegiatan manusia . Otak terletak didalam rongga tengkorak , tepatnya didepan sumsum tulang belakang , beratnya kurang lebih 1/50 dari berat badan , dan diselubungi oleh selaput . Selaput yang menyelubungi otak disebut selaput meninges . Bila smembran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis .  Selaput ini dibedakan menjadi tiga (3) bagian yaitu :
1) Duramater : adalah lapisan tengah yang melekat pada tulang .
2) Arachnoid : adalah lapisan tengah yang berbentuk sarang laba-laba . Didalamnya terdapat cairan yang disebut liquor cerebrospinalis (semacam cairan limfa yang mengisi sela-sela membran acarhnoid) . Fungsi dari selaput ini adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik .
3) Piamater : adalah lapisan dalam yang melekat pada permukaan otak  .
Di  antara arachnoid  dan piamater  terdapat ruang  berisi cairan yang merupakan pelindung otak , jika terjadi benturan . Bagian-bagian otak meliputi otak besar (cerebrum) , otak kecil (cerebelum) , otak tengah (mesensefalon) , dan sumsum lanjutan (medulla oblongata) .
a)     Otak besar (cerebrum)
Otak besar merupakan pengendali kegitan tubuh yang disadari , yaitu berpikir , berbicara , melihat , bergerak , dan mendengarkan .
Otak besar mempunyai permukaan yang berlipat-lipat dan memiliki dua (2) lapisan , yaitu lapisan tipis dibagian luar (korteks) dan lapisan tebal dibagian dalam (medulla) . Korteks berwarna kelabu berisi sel saraf , sedangkan medulla berwarna putih berisi dendrit serta akson . Otak besar manusia mempunyai beberapa bagian dengan fungsi masing-masing . Otak besar bagian belakang merupakan pusat penglihatan . Sedangkan bagian samping merupakan pusat pendengaran . Bagian tengah  otak besar merupakan pusat pengatur kepekaan kulit dan otot yang berhubungan rangsangan panas  , dingin , sentuhan , serta tekanan  . Di bagian tengah dan belakang otak besar terdapat daerah sebagai pusat perkembangan kecerdasan , sikap , kepribadian , dan ingatan . Otak besar dibagi menjadi dua (2) belahan , yaitu belahan kanan dan belahan kiri . Masing–masing belahan pada otak tersebut disebut hemister .  Otak besar belahan kanan mengatur  dan mengendalikan kegiatan tubuh sebelah kiri , sedangan otak besar belahan kiri mengatur dan mengendalikan bagian tubuh bagian kanan .
b)    Otak Kecil (cerebelum)
Otak kecil terletak dibagian belakang otak besar , tepatnya dibawah otak besar  . Otak kecil terdiri atas dua(2) lapisan , yaitu lapisan luar berwarna kelabu dan lapisan dalam berwarna putih . Otak kecil dibagi menjdi dua(2) bagian , yaitu belahan kanan dan belahan kiri yang dihubungkan oleh jembatan varol . Jembatan varol berfungsi untuk menghantarkan impuls otot-otot bagian kanan dan kiri . Fungsi otak kecil manusia adalah sebagai pengatur keseimbangan tubuh dan sebagai pusat koordinasi kerja otot ketika bekerja .
c)     Otak Tengah (mesensefation)
Otak tengah terletak dibagian depan otak kecil dan jembatan varol  . Bagian atas otak tengah merupakan pusat refleks mata dan pusat pendengaran . Otak tengah merupakan penghubung antara otak depan dan otak belakang , bagian otak tengah yang berkembang adalah lobus yang berfungsi sebagai pusat refleksi pupil mata , pengatur gerak bola mata , dan refeksi akomodasi mata .
d)    Sumsum Lanjutan (medulla oblongata)
Sumsum lanjutan atau sumsum sambung atau batang otak terbagi menjadi dua lapisan , yaitu lapisan dalam berwarna kelabu karena banyak mengandung neuron , dan lapisan luar berwarna putih , berisi neurit dan dendrit . Fungsi sumsum lanjutan yaitu sebagai pusat pengatur pernapasan , denyut jantung , suhu tubuh , serta pusat pelebaran dan penyempitan pembuluh darah . Sumsum lanjutan merupakan penghubung antara otak dengan sumsum tulang belakang .



2) SUMSUM TULANG BELAKANG (MEDULA SPINALIS)
Sumsum tulang belakang dilindungi atau berada didalam ruas-ruas tulang belakang . Bagian luarnya berwarna putih dan banyak mengadung serabut saraf dan bagian didalamnya berwarna kelabu dan banyak mengandung banyak badan sel saraf dan sel saraf penghubung . Sumsum tulang belakang mempunyai fungsi utama , yaitu sebagai penghubung impuls yang berasal dari otak serta sebagai pusat gerak refleks . Selaput pembungkusnya sama seperti pada otak , yaitu duramater  , acarhnoid , piamater . Sumsum tulang belakang terletak memanjang dari ruas-ruas leher sampai ruas pinggang yang kedua . Sumsum tulang belakang menempati rongga tulang belakang dan berbentuk memanjang .
Fungsi sumsum tulang belakang , yaitu :
1) Pusat perantara antara susunan saraf tepi dan otak .
2) Mengantarkan impuls menuju atau dari otak .
3) Mengatur gerak refleks tubuh .
Penampang melintang  sumsum tulang belakang terlihat seperti gambar kupu-kupu dengan warna kelabu berisi neuron . Rangsangan disampaikan ke otot lewat serabut saraf sensorik , Sedangkan , tanggapan dari pusat efektor disampaikan lewat serabut saraf metorik . Serabut saraf tersebut terdapat disusum tulang belakang .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar